Rabu, 21 Oktober 2015

HARI BAHAGIA BAYU

Dokumentasi hari bahagia Muhammad Bayu
tanggal 19 September 2015 adalah awal senyumnya
tanggal 11 Oktober 2015 adalah hari bahagianya











































































Rabu, 02 September 2015

SILATURAHIM



SILATURAHIM……………………..












Dari Jubair bin Muth'im Radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak akan masuk surga seorang pemutus, yaitu pemutus tali silaturahim." (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Diantara penyebab terputusnya tali silaturahim adalah ketika seseorang yang memiliki kepentingan merasa terancam oleh faktor dari luar diri, baik itu karena pendapat orang lain atau  karena melihat gaya hidup orang lain ataupun akibat perbuatan orang lain yang dirasakan dapat mengusik sifat ego yang dapat menimbulkan rasa marah dan benci.

Rasa marah dan benci akan menimbulkan suasana yang tidak nyaman baik itu dilingkungan tempat tinggal, tempat kerja, ditempat-tempat pertemuan, maupun ditempat-tempat lainnya, karena rasa marah dan benci akan menghanguskan keceriaan wajah dan mungkin saja wajah terlihat cemberut bahkan akibat rasa marah dan benci ini sebagian akan tertuang dalam perbuatan, perkataan yang membabi buta.

Rasa marah dan benci dapat melakukan fitnah yang berakibat munculnya berbagai benih kebencian, hal ini dapat memecah belah suatu kelompok menjadi bagian-bagian yang berseberangan.Tentunya kelompok yang terkecillah yang terjalimi.

Rasa marah dan benci dapat membuahkan suatu penyakit hati yaitu dendam, penyakit hati yang satu ini dapat menjadikan seseorang menjadi munafik, dapat menebar kebohongan disegala kesempatan.

Yuk..! kita coba keluar dari rasa marah dan benci agar kita tidak mengidap penyakit dendam.
Mari kita coba berusaha meningkat silaturahim kepada saudara-saudara kita.

Rasulullah saw. Bersabda: “Hindarilah dengki karena dengki itu memakan (menghancurkan) kebaikan sebagaimana api memakan (menghancurkan) kayu bakar” (HR. Abu Dawud)

Rasulullah saw bersabda: Dari Jabir dan Abu Ayyub Al-Anshari, mereka mengatakan bahwa Rasulullah saw bersabda, “tidak ada seorang pun yang menghinakan seorang muslim di satu tempat yang padanya ia dinodai harga dirinya dan dirusak kehormatannya melainkan Allah akan menghinakan orang (yang menghina) itu di tempat yang ia inginkan pertolongan-nya. Dan tidak seorang pun yang membela seorang muslim di tempat yang padanya ia dinodai harga dirinya dan dirusak kehormatannya melainkan Allah akan membela orang (yang membela) itu di tempat yang ia menginginkan pembelaan-Nya.” (HR. Ahmad, Abu Dawuddan Ath-Thabrani).



“Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) namaNya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (Q.S An-Nisaa’ : 1)


Orang yang suka bersilaturahim wajahnya selalu berseri-seri (ceria), semoga kita termasuk orang-orang yang suka bersilaturahim


Jumat, 21 Agustus 2015

PANTAINYA BERSIH

Sore itu aku bersama teman-teman sepulang dari Balikpapan sengaja lewat manggar menuju Samarinda,walaupun jalannya tidak begitu lebar namun perjalanan pulang terasa nyaman dan santai, maklum jalan ini tidak seramai jalan Soekarno-Hatta.

Pada kesempatan kali ini kusempatkan melihat keindahan Samboja, tepatnya didaerah Solok Api Laut, disini terdapat pantai yang bersih dan berdiri beberapa rumah penduduk disekitar pantai yang sering disebut masyarakat yaitu Pantai Ambalat (karena pantai ini di daerah Ambarawang Laut).
Yuk ! sekilas kita lihat yang kuambil dengan kamera ponsel dari dalam mobil pada sore hari.








Didaerah Kecamatan Samboja ini juga terdapat Padang Savana yang tidak kalan indahnya, aku bersama teman-teman setelah dari Pantai Ambalat menuju daerah yang tinggi sekitar 10 menit dari Pantai Ambalat.

Lihatlah indahnya Padang Savana diterpa matahari disore hari.





Dari kejauhan terlihat birunya laut yaitu Selat Sulawesi yang biru.







Hembusan angin yang sejuk walau diterpa sinar mentari sore hari.

Jika penasaran boleh mencoba berkunjung ke Samboja untuk menikmati indahnya alam Kalimantan Timur.